Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pasaman

Berjanji Tak Ditepati, Begitulah Komitmen DPRD Pasaman Dengan Media. Lalu Bagaimana Janjinya Dengan Masyarakat?

3
×

Berjanji Tak Ditepati, Begitulah Komitmen DPRD Pasaman Dengan Media. Lalu Bagaimana Janjinya Dengan Masyarakat?

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pasaman, Zaman.co.id. – Sepertinya, komitmen pimpinan DPRD Kabupaten Pasaman, untuk merealisasikan kerja sama publikasi dengan insan pers, tak kunjung jelas juntrungannya. Banyak masyarakat berharap, agar wakil rakyat ini bisa dan mampu menepati janji janjinya.

Sebelumnya, janji yang disampaikan secara resmi dalam pertemuan bersama wartawan menjelang Puasa Ramadhan, namun hingga kini belum juga ada realisasinya.

Padahal, ketika Dalam pertemuan dengan jajaran insan pers itu, selain dihadiri Ketua DPRD, Nelfri Asfandi, Wakil Ketua I, Harissuddin komisi-komisi, serta pihak sekretariat tersebut, secara terbuka disampaikan pada 13 Febuari 2026, bahwa kerja sama publikasi akan dilaksanakan sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Pernyataan ketua DPRD Pasaman tersebut, sempat memunculkan harapan akan terbangunnya kemitraan, yang lebih transparan antara lembaga legislatif dan media. Sayangnya, asal janji saja, tanpa jelas realisasinya.

Bahkan, pasca Lebaran, realisasi kerja sama tersebut tak kunjung terlihat. Tidak adanya kejelasan waktu, pelaksanaan maupun komunikasi lanjutan dari pihak DPRD menimbulkan tanda tanya besar di kalangan wartawan.

Ditambah, minimnya tindak lanjut konkret dari sekretariat DPRD, semakin memperkuat kesan bahwa komitmen tersebut tidak menjadi prioritas. Dan, apa yang telah dijanjikan ketua DPRD itu, sulit dipegang kata katanya.

Adapun, kerja sama publikasi, dinilai penting sebagai bagian dari keterbukaan informasi publik, serta upaya menyampaikan kinerja lembaga kepada masyarakat. Makanya, ada alokasi anggarannya sejak dulu.

Hal itu, membuat sejumlah wartawan yang mengikuti pertemuan tersebut, mengaku kecewa. Mereka menilai janji yang disampaikan dalam forum resmi, seharusnya tidak berakhir tanpa kepastian.

“Kalau sudah disampaikan di forum resmi, seharusnya ada tindak lanjut. Ini justru tidak ada kejelasan sama sekali,” ujar mereka kecewa.

Tak jelasnya janji ketua DPRD Pasaman itu, memunculkan persepsi negatif terhadap konsistensi pimpinan DPRD Pasaman, dalam menepati komitmen yang telah disampaikan di ruang publik.

Bahkan, tidak sedikit yang menilai hal ini dapat berdampak pada menurunnya kepercayaan terhadap lembaga legislatif tersebut.

Di sisi lain, media sebagai mitra strategis memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Ketika kerja sama yang dijanjikan tidak terealisasi, maka potensi terhambatnya arus informasi publik pun menjadi kekhawatiran tersendiri, tambah mereka.

Dan, hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pimpinan DPRD Kabupaten Pasaman, terkait belum terealisasinya kerja sama publikasi tersebut. Sikap diam ini justru semakin memperkuat sorotan dan kritik dari kalangan insan pers.

Para wartawan berharap pimpinan DPRD Pasaman, segera memberikan penjelasan terbuka serta menetapkan kepastian waktu realisasi kerja sama. Jika tidak, komitmen yang telah disampaikan sebelumnya, berpotensi dinilai publik sebagai sekadar wacana tanpa implementasi nyata.

Begitu juga dengan Sekwan Dedi SP, belum bisa dihubungi, dan di telpon tidak di angkat, terlihat ruangan kerjanya sudah tertutup. ( Sol ).

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *