Bukittinggi, Zaman.co.id. – Kafilah MTQ ke – 41 di, Bukittinggi, agaknya berat bagi Kabupaten Limapuluh Kota mempertahankan prestasinya yang diraih pada MTQ dua tahun lalu.
Terlihat dari antusiasnya para kafilah mengikuti cabang yang di perlombakan termasuk cabang Syarhik Qur’an, yang diperlombakan di Gedung Perpustakaan Bung Hatta, 15 Desember 2025.
Sampai Senin, 15 Desember 2025 (hari ke – dua) babak penyisihan cabang Syarhik Qur’an telah mementaskan (menampilkan) 20 peserta. Babak penyisihan berlangsung selama 3 hari, mulai Minggu sampai Selasa 16 Desember, dan Rabu 17 Desember 2025, semi final, ulas panitia kegiatan.
Humas Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Bukittinggi Andreas, cabang Syarhik Alqur’an, cukup diminati peserta MTQ.
Andreas mengurai satu group peserta diantaranya ada yang tidak tampil, alasannya sakit. Kita berharap group yang batal tampil, akan kembali unjuk kebolehan di hadapan dewan juri apabila mereka menyatakan kesiapan.
Meski MTQ ke – 41 berlangsung selama satu pekan di Bukittinggi, dalam suasana duka, dampak bencana Hidrometeorologi, namun tidak menyurutkan niat ikhlas warga untuk tetap mengikutinya rangkaian cabang yang diperlombakan. ( Yet ).

















