Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kota Padang

Gubernur Mahyeldi Resmikan Gedung MUI, Guna Penguatan Peran MUI Sebagai Pusat Pelayanan Umat

23
×

Gubernur Mahyeldi Resmikan Gedung MUI, Guna Penguatan Peran MUI Sebagai Pusat Pelayanan Umat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Padang, Zaman.co.id. – GUBERNUR Sumatera Barat, Mahyeldi, meresmikan pemakaian gedung baru Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Barat, di Kawasan Masjid Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Senin (29/12/25). Peresmian ini menandai penguatan peran MUI sebagai pusat pelayanan umat, kajian keislaman, serta ruang konsolidasi moral masyarakat di Sumatera Barat.

Adapun, Gedung MUI Sumbar tersebut, dirancang sebagai kantor sekretariat enam lantai dengan luas sekitar 1.800 meter persegi, dilengkapi ruang rapat, ruang komisi, pelatihan, layanan umat, konsultasi, dan fasilitas pendukung lainnya.

Dan, sebagai tim teknis dalam pembangunan gedung tersebut Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat, Armizoprades, ST., MT, berkesempatan menghadiri acara peresmian Gedung MUI tersebut.

Dinas BMCKTR sebagai tim teknis dalam pembangunan gedung MUI ini, memberikan dukungan teknis untuk pembangunan infrastruktur. Peran ini mencakup pemantauan, perencanaan, dan pendampingan teknis untuk memastikan konstruksi memenuhi standar, juga dalam penanganan darurat infrastruktur daerah, sampai Armizoprades disela-sela kegiatan peresmian tersebut.

Kemudian , disampaikannya, sebagai tim teknis pembangunan, “Kami terlibat langsung dalam perencanaan dan pelaksanaan konstruksi gedung, seperti yang ditunjukkan pada acara peresmian gedung baru,” jelasnya.

Dimana, sebagai pengawasan kualitas Dinas BMCKTR juga melakukan pemeriksaan bersama dan kunjungan lapangan untuk memastikan pekerjaan pembangunan gedung berjalan sesuai spesifikasi teknis dan jadwal, paparnya.

Bahkan, dalan kegiatan pembangunan ini, Dinas BMCKTR Sumbar juga memberikan dukungan perizinan, untuk penguatan sistem layanan publik dan kemudahan perizinan melalui penyerahan SK Tim Teknis dan penandatanganan pakta integritas, bahkan Dinas BMCKTR bertanggung jawab atas urusan pemerintahan di bidang pekerjaan umum dan penataan ruang, ungkapnya .

“Gedung ini bukan hanya sekadar bangunan fisik, tapi merupakan rumah musyawarah umat, pusat penguatan nilai keislaman, dan tempat lahirnya pandangan keagamaan yang menyejukkan serta mempersatukan,” ujar Gubernur Mahyeldi dalam sambutannya.

Terus, Mahyeldi menjelaskan, pembangunan gedung MUI merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat dalam menjaga kehidupan sosial yang harmonis, religius, dan berkeadaban.

Sementara, Ketua MUI Sumbar, Buya Gusrizal Gazahar, menjelaskan gedung MUI Sumbar mengusung filosofi Tigo Tungku Sajarangan, sebagai simbol sinergi ulama, ninik mamak, dan cadiak pandai.

“Ini bukan sekadar kantor, tetapi pusat gerakan dakwah dan pengabdian untuk umat Sumatera Barat,” ujar Buya Gusrizal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, jajaran internal MUI Sumbar, Dewan Pertimbangan, Dewan Pimpinan Harian, Ketua dan Anggota Komisi, LPPOM, serta para Ketua MUI Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat. Undangan kegiatan ini ditandatangani oleh Ketua Umum MUI Sumatera Barat, Buya Dr. Gusrizal Gazahar, Lc., M.Ag., bersama Sekretaris Umum, Prof. Dr. Zulfan, S.H.I., M.H.

Juga terlihat hadir Buya Anwar Abbas, tokoh nasional yang dikenal luas di kalangan umat Islam Indonesia, yang memberikan nilai tersendiri dalam pelaksanaan acara tersebut. Peresmian Gedung MUI Sumatera Barat ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam penguatan peran MUI, khususnya dalam pengembangan dakwah serta peningkatan pelayanan kepada umat di Ranah Minang.(ronald)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *