Bukittinggi, Zaman.co.id. – Cuaca ekstrim selama satu pekan terakhir menerjang sejumlah wilayah, bahkan berdampak ke – kota Bukittinggi.
Meski tidak jatuh korban, namun sejumlah wilayah dalam Kota, merasakan dampaknya. Setidaknya hal itu dirasakan warga.masyarakat Bukik Cangang Kayu Ramang (BCKR) Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi dengan longsoran bibir Ngarai Sianok. Terdeksi 16 KK (49 jiwa) warga di ungsikan, sebagian lainnya mencari tempat aman kerumah sanak saudara, dan famili.
Bagi mereka yang direlokasi ketempat aman di salah saru Madrasah yang berada di kawasan BCKR. Pemerintah Kota Bukittinggi, menjamin pasokan kebutuhan selama mereka dalam pengungsian.
Jumaat, 28 November 2025, Wali Kota Ramlan Nurmatias SH, menemui warga yang direlokasi yang terdampak dari bibir Ngarai. Disamping memberi support, juga mereka diingatkan agar tidak tinggal di kawasan rawan longsor di bibir Ngarai Sianok pesan Ramlan.
Menurut Ramlan, selain ada dua titik rawan longsor di Kelurahan Bukik Cangang, juga terdapat 15 pohon tumbang, sepeti di Sanjai Garegeh, Talao tergenang air.
Pada kesempatan yang sama Wali Kota Bukittinggi mengingatkan warganya agar tetap waspada. Ia memprediksi cuaca ekstrim akan berlanjut. ( Yet )

















