Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Sumbar

Siapa Pun Bupatinya, Pasaman Terus Pertahankan Opini WTP Secara Konsisten

3
×

Siapa Pun Bupatinya, Pasaman Terus Pertahankan Opini WTP Secara Konsisten

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Padang, Zaman.co.id. – Sejak dulu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman, terus mencatatkan capaian penting dalam pengelolaan keuangan daerah, dengan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

Dan, capaian ini sekaligus mempertahankan WTP secara berturut-turut selama 13 tahun terakhir.

Adapun, penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dilakukan oleh Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Barat, Sudarminto Eko Putra, kepada Bupati Pasaman Welly Suhery bersama Ketua DPRD Pasaman di Kantor BPK Perwakilan Sumbar, Kota Padang, Jumat, 29 Mei 2026.

Dan, berdasarkan data BPK RI Perwakilan Sumbar, Kabupaten Pasaman tercatat sebagai salah satu daerah dengan tingkat tindak lanjut rekomendasi tertinggi di Sumatera Barat, Pasaman juga berada di atas sejumlah daerah di Sumbar.

Dimana, capaian tersebut menegaskan, bahwa opini WTP tidak hanya sebatas penghargaan administratif, tetapi juga berkaitan erat dengan komitmen pemerintah daerah dalam menindaklanjuti setiap catatan dan rekomendasi audit.

Pada kesempatan itu, Bupati Pasaman Welly Suhery menjelaskan, bahwa pemeriksaan LKPD merupakan instrumen penting untuk memastikan laporan keuangan daerah disusun secara wajar dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Pemeriksaan LKPD merupakan pemeriksaan keuangan oleh BPK dengan tujuan memberikan keyakinan bahwa laporan disajikan secara wajar. Opini ini merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi keuangan,” ungkap Bupati Welly Suhery.

Kemudian, Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BPK RI Perwakilan Sumbar atas pembinaan dan pendampingan yang diberikan selama proses pemeriksaan.

“Terima kasih kepada BPK RI Perwakilan Sumbar yang telah membina, memberikan masukan dan saran, sehingga kami mampu mempertahankan opini ke 13 kali secara berturut-turut,” tambahnya.

Sementara, Ketua DPRD Pasaman juga turut mengapresiasi capaian tersebut dan menegaskan komitmen lembaganya untuk terus memperkuat fungsi pengawasan terhadap pengelolaan keuangan daerah.

Terus, lanjutnya, DPRD bersama pemerintah daerah, akan memastikan seluruh rekomendasi BPK ditindaklanjuti sesuai batas waktu yang ditentukan.

“Alhamdulillah, kami menyampaikan apresiasi atas capaian WTP ini. Ke depan, tindak lanjut rekomendasi BPK akan terus kami kawal bersama agar sesuai ketentuan dan tepat waktu,” ujarnya.

Kemudian, Kepala BPK RI Perwakilan Sumbar, Sudarminto Eko Putra, mengingatkan, bahwa setiap pemerintah daerah wajib menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan dalam jangka waktu 60 hari setelah LHP diterima.

Juga ditegaskannya, bahwa opini WTP harus diiringi dengan komitmen berkelanjutan dalam perbaikan tata kelola keuangan daerah.

“BPK melakukan pemeriksaan untuk memberikan keyakinan memadai apakah laporan keuangan disajikan secara wajar sesuai ketentuan. Diharapkan seluruh rekomendasi dapat ditindaklanjuti dalam 60 hari ke depan,” ucapnya.

Nah, dengan capaian ini, Kabupaten Pasaman kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah dengan kinerja pengelolaan keuangan yang konsisten di Sumatera Barat. Namun demikian, tantangan menjaga kualitas tindak lanjut rekomendasi BPK tetap menjadi pekerjaan rumah yang harus dijaga secara berkelanjutan.( Sol )

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *